KOMUNIKASI, INFORMASI DAN EDUKASI TENTANG PENCEGAHAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH ERA PANDEMI COVID -19 DI UPT PUSKESMAS WAY URANG KABUPATEN LAMPUNG SELATAN

Authors

  • Nova Muhani Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati Lampung
  • Arini Mulastsih Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati Lampung
  • Eka Mayasari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati Lampung
  • Yuni Ambarwati Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati Lampung

Keywords:

Pandemi Covid-19, KIE, DBD

Abstract

Pandemi Covid-19 di Indonesia masih belum berakhir. Semua tatanan kehidupan nyaris terdampak terutama fasilitas kesehatan, sehingga dalam rangka kegiatan pencegahan penyakit pun perlu trik dalam penerapannya. Prioritas masalah di UPT Puskesmas Way Urang adalah tingginya kasus penyakit Demam Berdarah Dengue, dimana jumlah kasus DBD di UPT Puskesmas Way Urang tahun 2020 sebesar 81 kasus dan telah mencapai Incident Rate (IR) kurang dari 49/100.000 penduduk. Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit infeksi virus akut yang disebabkan oleh virus dengue melalui gigitan nyamuk Aedes Aegepty. Kegiatan pengabdian masyarakat dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyakit DBD yang dapat dilakukan era pandemi yakni komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) berupa penyuluhan sesuai protokol kesehatan sekaligus pembagian abate dan leaflet, pemutaran video edukasi dan pemasangan banner terkait pencegahan DBD yakni pemberantasan sarang nyamuk (PSN) 3 M Plus. PSN 3 M Plus terdiri dari menguras tempat penampungan air, menutup tempat yang berpotensi menyimpan air, mendaur ulang sampah dan plus yakni menggunakan lotion anti nyamuk, kelambu serta menanam tanaman pengusir nyamuk dan lainnya. Kegiatan KIE ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pemerintah desa, masyarakat dan k pihak lainnya untuk menerapkan PSN 3 M Plus agar dapat meningkatkan Angka Bebas Jentik (ABJ) dan menurunkan kasus penyakit DBD. Upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit DBD ini dapat berhasil jika seluruh masyarakat dapat saling bekerja sama secara serentak.

References

Denas, S. (2013). Penentuan Prioritas Masalah Kesehatan dan Prioritas Jenis Intervensi Kegiatan dalam Pelayanan Kesehatan di Suatu Wilayah. 2, 94–100.

Kementerian Kesehatan RI. (2016). Modul 1-6 Pelatihan Manajemen Puskesmas.

Kementerian Kesehatan RI. (2017). Pedoman dan Pengendalian DBD di Indonesia.

Kementerian Kesehatan RI. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43 Tahun 2019 tentang Puskesmas.

Kementerian Kesehatan RI. (2020). Data Kasus Terbaru DBD di Indonesia.

UPT Puskesmas Way Urang. (2019). Perencanaan Tingkat Puskesmas Way Urang.

UPT Puskesmas Way Urang. (2019). Laporan SP2TP Puskesmas Way Urang.

Downloads

Published

2021-09-22

Issue

Section

Articles