EVALUASI PROGRAM INDONESIA SEHAT – PENDEKATAN KELUARGA (PIS-PK) DI DESA SIDOSARI KECAMATAN NATAR TAHUN 2021
Keywords:
PIS-PK, MerokokAbstract
Program Indonesia Sehat – Pendekatan Keluarga (PIS - PK) merupakan program pembangunan kesehatan yang pendekatannya berfokus pada satu kesatuan keluarga inti (ayah, ibu, dan anak) sebagaimana dinyatakan dalam Kartu Keluarga. Dalam rangka pelaksanaaan Program Indonesia Sehat telah disepakati adanya 12 indikator utama untuk penanda status kesehatan sebuah keluarga dan penghitungannya menggunakan Indeks Keluarga Sehat (IKS) Implementasi pendekatan keluarga untuk mencapai Indonesia Sehat sudah dilakukan oleh banyak kabupaten/kota, termasuk kabupaten Lampung Selatan khususnya di wilayah kerja Puskesmas Hajimena. Dari data survei tahun 2020 yang dilaksanakan oleh UPT Puskesmas Hajimena diperoleh bahwa dari 12 indikator program PIS-PK, ada 2 indikator dengan capaian masih rendah, yaitu anggota keluarga tidak merokok dan anggota keluarga sudah menjadi anggota JKN. Indikator pra-sehat anggota keluarga tidak ada yang merokok hanya 40%. Tujuan dari kegiatan KKL-PPM ini adalah untuk mengetahui permasalahan kesehatan apa saja yang persentase capaiannya masih rendah dan untuk mengetahui penyebab masalah serta cara penyelesaiannya. Metode pengumpulan data pada kegiatan ini adalah dengan metode observasi dan wawancara, dengan jumlah sampel sebanyak 17 KK yang berlokasi di desa Sidosari kecamatan Natar kabupaten Lampung Selatan. Penentuan sampel menggunakan teknik total sampling. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan metode USG dan diagram fishbone. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan peneliti, dapat disimpulkan bahwa anggota keluarga yang merokok menjadi prioritas masalah kesehatan di desa Sidosari karena diketahui bahwa dari total sampel 17 KK, hanya ada 7 KK (41,17%) yang anggota keluarganya tidak merokok (bukan perokok), yang artinya cakupan indikator tersebut masih rendah.Oleh karena itu, peneliti menyarankan agar diadakannya edukasi, intervensi dan sosialisasi yang konsisten agar dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terkait bahaya rokok.
References
Apriyani, H., & Artikel, I. (2020). HIGEIA JOURNAL OF PUBLIC HEALTH Penerapan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga di Puskesmas. 4(Special 4), 774–784.
Ayu, M., Suratri, L., Jovina, T. A., & Sulistyowati, E. (2019). Pengetahuan Masyarakat dan Pelaksanaan Wawancara Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga ( PIS-PK ) di Beberapa Puskesmas di Indonesia Knowledge of Community and Conducting Interviews the Healthy Indonesia Care in Indonesia. 3(1), 1–8.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Perilaku Merokok Masyarakat Indonesia (pp. 1–11).
Hananingtyas, I. (2021). Model Pengembangan Klinik Berhenti Merokok di Wilayah Tengerang Selatan Menggunakan Pendekatan Soft System Methodology. 4(1), 57–70.


mini.png)

