PELATIHAN INTENSIF UNTUK PENINGKATAN KETERAMPILAN, BUDAYA LOMBA, DAN MANAJEMEN KOMPETISI
Keywords:
Pelatihan Intensif, Madin MTAAbstract
Pekerjaan guru semakin lama semakin berkembang dengan adanya kegiatan yang dilaksanakan sekolah. Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pengalaman berkompetisi siswa. Perlombaan yang dilaksanakan menuntut guru untuk merubah proporsi mengajar dan metode dalam penyampaiannya. Tujuan yang diharapkan adalah kemenangan dan target juara. Pada konteks pelatihan ini, penulis mengambil program ini dalam pengabdian kepada masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan dengan bekerja sama dengan Madrasah Diniyah MTA Yogyakarta. Pelatihan yang dilakukan untuk menginisiasi kebutuhan perlombaan yang akan diikuti pada akhir tahun. Langkah pada metode EDDIE tersebut dijabarkan dalam pembuatan sistem pelatihan Intensif Madrasah Diniyah MTA Yogyakarta. Penjabarannya meliputi Assessment, Habituation, Resetting, dan Advance. Sistem pelatihan intensif pada Madrasah Diniyah MTA Yogyakarta berapda pada interval layak dan sangat layak. Angkanya yakni pada persentase 61% - 80% dan 81% - 100%. Perlu adanya pembiasaan berupa aktivitas dan budaya bertanding untuk santri-santri maupun pengajar.
References
Abi Hamid, M., Ramadhani, R., Masrul, M., Juliana, J., Safitri, M., Munsarif, M., ... & Simarmata, J. (2020). Media pembelajaran. Yayasan Kita Menulis.
Bakhri, S. (2019). Animasi interaktif pembelajaran huruf dan angka menggunakan model ADDIE. INTENSIF: Jurnal Ilmiah Penelitian Dan Penerapan Teknologi Sistem Informasi, 3(2), 130-144.
Hakim, L. (2016). Pemerataan akses pendidikan bagi rakyat sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 2(1).
Harding, D., Kadiyono, A. L., Hidayat, Y., & Yanuarti, N. (2018). Pelatihan dan pengembangan SDM sebagai salah satu upaya menjawab tantangan MEA. Journal of Psychological Science and Profession, 2(2), 185-192.
Indonesia, U. U. R. (2003). Sistem pendidikan nasional. Jakarta: Direktorat Pendidikan Menengah Umum.
Kintoko, K. (2017). Problem-based interactive media on circle’s tangent by using Adobe flash cs6. Daya Matematis: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika, 5(3), 399. https://doi.org/10.26858/jds.v5i3.4847
Murda, N., & Purwanti, P. D. (2017). Penerapan Strategi Pembelajaran Think Pair Shareuntuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Intensif Siswa. International Journal of Elementary Education, 1(1), 11-18.
Noor, T. (2018). rumusan tujuan pendidikan nasional pasal 3 undang-undang sistem pendidikan nasional No 20 Tahun 2003. Wahana Karya Ilmiah Pendidikan, 3(01).
Nugroho, E. (2018). Prinsip-prinsip menyusun kuesioner. Universitas Brawijaya Press.
Oktiani, I. (2017). Kreativitas guru dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Jurnal kependidikan, 5(2), 216-232.
Pendidikan Nasional, M. (2010). Undang Undang No 20 tahun 2003 tentang system pendidikan Nasional.
Pentury, H. J. (2017). Pengembangan kreativitas guru dalam pembelajaran kreatif pelajaran Bahasa Inggris. Faktor: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 4(3), 265-272.
Rohmah, N. F. (2018). Pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia. Intizam, Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 2(1), 1-11.
Suwandi, E. (2018). Analisis tingkat kepuasan menggunakan skala likert pada layanan speedy yang bermigrasi ke indihome. Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura, 1(1).
Windhiyana, E. (2020). Dampak Covid-19 terhadap kegiatan pembelajaran online di sebuah perguruan tinggi kristen di Indonesia. Perspektif Ilmu Pendidikan, 34(1), 1-8.
Yuliani, W. (2018). Metode penelitian deskriptif kualitatif dalam perspektif bimbingan dan konseling. Quanta, 2(2), 83-91.


mini.png)

