PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENYUSUNAN PERATURAN DESA TENTANG BUMDES DI DESA SUKOSARI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN UMKM DESA

Authors

  • Satrio Ageng Rihardi Universitas Tidar
  • Jaduk Gilang Pembayun Universitas Tidar
  • Arnanda Yusliwidaka Universitas Tidar

Keywords:

pelatihan dan pendampingan, penyusunan peraturan, UMKM Desa

Abstract

Program pengabdian masyarakat yang dilakukan di Desa Sukosari Kabupaten Magelang bertujuan untuk mengetahui kendala – kendala atau masalah yang dialami oleh para pelaku UMKM sehingga dapat diketahui permsalahanya yang selanjutnya sebagai bahan pembinaan di masing – masing UMKM agar para UMKM dapat berkembang maju dan mendorong perekonomian masyarakat sekitar. Metode yang digunakan dengan metode pengamatan kebutuhan dari masing-masing masyarakat yg khususnya bergerak dalam bidang UMKM sebagai sarana untuk meningkatkan penjualan produk UMKM. Kegiatan yang dilakukan pada pengabdian kepada masyarakat ini dengan cara yakni yang pertama melakukan pendampingan dan pelatihan pelaku UMKM khususnya mitra terkait untuk memudahkan dalam memasarkan produk. Mitra didampingi tim pengabdian kepada masyarakat adalah untuk menyusun peraturan desa tentang BUMDes sebagai sarana untuk mengembangkan UMKM di Desa. Sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap UMKM dalam bentuk mekanisma penggunaan company profile on line untuk mempromosikan produk mitra. Tentunya dengan menggunkan company profile online, mitra dapat mempromosikan produknya dengan mudah, murah, luas, praktis, dan cepat. Oleh karena itu, diperlukan adanya kegiatan untuk mendasari adanya pelaku UMKM melalui pelatihan peningkatan kemampuan kerja sama antar pelaku UMKM dan sebagai dasar untuk menyusun Peraturan BUMDes. Dengan adanya peraturan desa tentang BUMDes ini akan dijadikan sebagai landasan untuk mencapai sebuah visi, misi dan tujuan dari adanya UMKM, sehingga landasan ini perlu dilakukan pendampingan agar sesuai dengan keinginan dari para pelaku usaha melalui kerjasama antar pelaku UMKM akan lebih terjalin dengan baik. Dari sisi komunikasi ini juga sangat diperlukan mengingat untuk mengingkatkan sisi keuntungan pada pelaku usaha diperlukan menyebarluaskan informasi baik melalui media cetak atau media online agar dengan mudah diketahui dan diterima masyarakat.

References

Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa

Handayani, SB (2014). “Model Pemasaran Era New Wave Marketing”. Jurnal Ekonomi Manajemen dan Akuntansi No. 36 / Th. XXI / April 2014.

Heni (2012). “Analisis SWOT Dan Promosi Kerajinan Bambu Desa Wisata Brajan Kabupaten Sleman Yogyakarta”. Jurnal AKPAR BSI. Yogyakarta.

Rajaman, Kumaram (2014). Business Endeavours In Savaoury Snack Industry Old Chang Kee, International Journal of Business and Social science, Vol. 5, No. 6(1) , halaman 171- 177, Center for Promotion Ideas, USA (diakses 24 Januari 2017).

LPPM-PMP Universitas Tidar 2020, Panduan Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tidar, Untidar, Magelang.

Mohideen. P. Suresh. Akbar. M. 2010. Research and Markets: Micro, Small and Medium Enterprises (MSMES) in the Indian Economy: Business Development Strategies. “

Supriyanto. 2005. “Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah (UMKM) Sebagai Salah Satu Upaya Penanggulangan Kemsikinan”. Jurnal Ekonomi dan Pendidikan, Volume 2 Nomor 1, April 2006 Universitas Negeri Yogyakarta. Yogyakarta.

Wahyuning, Putri. 2014. “Peningkatan Kinerja Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kluster Kerajinan Di Kota Depok Menggunakan The House Model”.Jurnal Manajemen dan Organisasi Vol V, No 2, Agustus 2014.Institut Pertanian Bogor.Bogor.

Downloads

Published

2022-12-31

Issue

Section

Articles