PEMBERDAYAAN TONGKONAN SEBAGAI PANGLA PADANG” KELURAHAN BUNTU MASAKKE KEC. SANGGALLA’ KAB. TANA TORAJA

Authors

  • Mersilina Patintingan Universitas Kristen Indonesia Toraja
  • Yasmin Silambi’ Universitas Kristen Indonesia Toraja
  • Kisa Pasoloran Universitas Kristen Indonesia Toraja
  • Hakpantria Universitas Kristen Indonesia Toraja
  • Trivena Universitas Kristen Indonesia Toraja
  • Yohanis Padallingan Universitas Kristen Indonesia Toraja
  • Reni Lolotandung Universitas Kristen Indonesia Toraja
  • Nova Sulastri Universitas Kristen Indonesia Toraja
  • Wery Likulangi' Universitas Kristen Indonesia Toraja

Keywords:

memahami, belajar, masalah, makna dan berkumpul.

Abstract

Tongkonanan juga memiliki yang namanya penuggu tanah atau yang dalam bahasa toraja dikatakan (pangla padang) kata pangla padang sendiri memiliki makna yang paling besar bagi masyarakat toraja dimana masyarakat harus menghargai itu. Sehingga diharapkan dapat semua masyarakat di kelurahan buntu masakke memahami tujuan Tongkonan. Dari manfaat ini kita dapat mempelajari Tongkonan sebagai Pangla Padang, di mana Pangla Padang menjadi pusat untuk mengawasi keadaan pertanian masyarakat, salah satunya dimana persawahan masyarakat  mengalami gagal panen atau terjangkit hama maka dari situ orang-orang dulu berkumpul untuk membicarakan solusi untuk menangani masalah

References

Bararuallo, Frans. 2010. Kebudayaan Toraja masa Lalu, Masa Kini, dan Masa Mendatang. Jakarta: Penerbit Universitas Admajaya.

Indonesia TravelGuides, 1991. The Chelebes. Singapore: Periplus Editions.adang, K. 1985. Ukiran rumah Toradja. Jakarta: Dinas Penertiban Balai Pustaka.

Mochsen Sir, M. 2015. Pengetahuan TeknotikanArsitektur Tongkonan. Disajika dalam Seminar.

Rizkavita. 2016. Tipologi banguna Toraja “Rumah Adat Tongkonan”.

Downloads

Published

2023-03-28

Issue

Section

Articles