PERPUSTAKAAN GANTARI: MENDEKATKAN AKSES LITERASI KEPADA MASYARAKAT DI KAMPUNG JETIS REKESAN

Authors

  • Binti Muflikah Universitas Terbuka Semarang
  • Vica Ananta Kusuma Universitas Terbuka
  • Djoko Sri Bimo Universitas Terbuka
  • Nurmawati Universitas Terbuka
  • Eko Andy Purnomo Universitas Muhammadiyah Semarang

Keywords:

literasi, pengabdian masyarakat, perpustakaan

Abstract

Salah satu permasalahan di dunia literasi Indonesia adalah belum optimalnya akses literasi kepada masyarakat, terutama pada masyarakat di pedalaman maupun pedesaan. Kebijakan Salatiga Kota Literasi yang digaungkan oleh Pemerintah Kota Salatiga sejak tahun 2017 silam ternyata belum memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan perpustakaan di tingkat kelurahan maupun komunitas. Tim Universitas Terbuka melalui program pengabdian masyarakatnya lantas mencoba membantu untuk menginisiasi berdirinya perpustakaan desa di Kelurahan Sidorejo Lor, Kota Salatiga. Metode yang digunakan adalah melalui pelatihan dan praktek. Pelatihan dilakukan dengan melakukan visitasi calon pengurus ke perpustakaan besar di daerah serta melakukan penyuluhan kepada masyarakat sekitar. Sementara, praktek dilakukan dengan merintis perpustakaan desa dan melakukan pelayanan keperpustakaan di Kampung Jetis Rekesan melalui Perpustakaan Gantari

References

Asnawi. (2015). Perpustakaan Desa Sebagai Sumber Layanan Informasi Utama. Yogyakarta: Jurnal Ilmu Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga.

Damarjati, Danu. (2019). Benarkah Minat Baca Orang Indonesia Serendah Ini?. Diakses dari https://news.detik.com/ pada 10 Agustus 2019.

Hutapea, Erwin. (2019). Literasi Baca Indonesia Rendah, Akses Baca Diduga Jadi Penyebab.

Diakses dari https:///edukasi.kompas.com/ pada 20 Agustus 2020.

Salfatira, Shelly. (2019). Windy Ariestanty, Perluas Akses Literasi Lewat 'patjarmerah'. Diakses dari https://beritabaik.id/ pada 20 Agustus 2020.

Downloads

Published

2023-03-20

Issue

Section

Articles