PENYULUHAN PADA ORANGTUA MENGENAI PERILAKU BULLYING DI SEKOLAH
Keywords:
orang tua, bullying, sekolahAbstract
Usia sekolah, merupakan masa perkembangan yang sangat penting bagi anak. Pada masa ini anak banyak berinteraksi dengan sesamanya melalui berbagai aktivitas. Dalam interaksi tersebut memungkinkan terjadinya tindakan tidak menyenangkan yang dialami oleh anak melalui bullying baik melalui sindiran, pengeluaran, fisik dan gangguan. Namun perilaku tersebut seringkali diabaikan oleh orangtua dan menganggap hal tersebut merupakan hal wajar dalam perkembangannya. Padahal dari tindakan bullying yang dialami dapat mengakibatkan depresi, penurunan prestasi akademik. Kegiatan pengabdian ini berupa penyuluhan pada orangtua guna memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang bullying sehingga secara bersama-sama dapat mengurangi tindakan bullying pada anak. Dari hasil pengabdian ini peserta dapat lebih memahami tentang bullying, tanda dan gejalanya, serta upaya pencegahan bullying di sekolah.
References
Abdullah, N. (2013). Meminimalisasi bullying di sekolah. Jurnal Magistra, 83, 50-55.
Borualogo, I. S., & Gumilang, E. (2019). Kasus perundungan anak di Jawa Barat: Temuan awal children’s worlds survey di Indonesia. Psympathic: Jurnal Ilmiah Psikologi, 6(1), 15-30.
Darmayanti, K. K. H., Kurniawati, F., & Situmorang, D. D. B. (2019). Bullying di sekolah: Pengertian, dampak, pembagian dan cara menanggulanginya. Pedagogia, 17(1), 55-66.
Dewi, P. Y. A. (2020). Perilaku School Bullying Pada Siswa Sekolah Dasar. Edukasi: Jurnal Pendidikan Dasar, 1(1), 39-48.
Dwipayanti, I. A. S., & Indrawati, K. R. (2014). Hubungan antara tindakan bullying dengan prestasi belajar anak korban bullying pada tingkat sekolah dasar. Jurnal Psikologi Udayana, 1(2), 251-260.
Hertinjung, W. S. (2013). Bentuk-bentuk perilaku bullying di sekolah dasar.
Hidayati, N. (2012). Bullying pada anak: Analisis dan alternatif solusi. Jurnal Insan, 14(1), 41-48.
Field, E. M. (2007). Bully blocking six secrets to help children. United Kingdom: Jessica Kingsley Publishers.
Lantip, E. A. (2013). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Bullying Pada Peserta Didik Anak Usia MI. Penelitian Individu.
Lereya, S. T., Samara, M., & Wolke, D. (2013). Parenting behavior and the risk of becoming a victim and a bully/victim: A meta-analysis study. Child abuse & neglect, 37(12), 1091-1108. https://doi.org/10.1016/j.chiabu.2013.03.001.
Peter K Smith. (2016). Bullying: Definition, Types, Causes, Consequences andIntervention. Social and Personality Psychology Compass, 10(9), 519-532.
Purwati, P., Japar, M., Wardani, S., & Rohmayanti, R. (2019). Peningkatan pengetahuan dan keterampilan orang tua untuk mencegah bullying guna mewujudkan desa layak anak. CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 228-233.
Rahayu, B. A., & Permana, I. (2019). Bullying di sekolah: Kurangnya empati pelaku bullying dan pencegahan. Jurnal Keperawatan Jiwa, 7(3), 237-246.
Santrock, J. W. (2009). Masa Perkembangan Anak. Jakarta: Salemba Humanika.
Simon, P., & Olson, R. (2014). Building capacity to reduce bullying. Washington, DC: Institute of Medicine / National Research Council.


mini.png)

