PEMBEKALAN BUDAYA ANTI KORUPSI SEBAGAI UPAYA PENYELAMATAN EKONOMI BANGSA DI LINGKUNGAN SMA/MA/SMK TAPAKTUAN
Keywords:
Korupsi, Sekolah Menengah Atas, Budaya Anti Korupsi, Perekonomian BangsaAbstract
Korupsi adalah perbuatan kejahatan dengan tujuan untuk memperkaya diri sendiri baik yang dilakukan oleh individu maupun kelompok. Korupsi yang terjadi di Indonesia sudah sangat mengakar sehingga sering kali pemberitaan tentang penangkapan para koruptor sudah lumrah terdengar oleh masyarakat. Masalah yang terjadi saat ini adalah umumnya pelaku korupsi dilakukan oleh orang-orang yang berintelektual atau memiliki pendidikan yang lebih tinggi. Fenomena tersebut tentunya menodai lembaga pendidikan Indonesia karena bertentangan dengan tujuan pendidikan itu sendiri sehingga banyak pihak yang mempertanyakan kualitas pendidikan negara ini. Oleh karena itu salah satu tujuan dari pengabdian ini adalah sebagai langkah awal untuk mencegah pewarisan budaya korupsi dengan memberikan pengetahuan tentang korupsi sekaligus penguatan karakter budaya anti korupsi di lingkungan pendidikan khususnya di jenjang SMA. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam bentuk sosialisasi dengan pemaparan materi materi disertai pemutaran video berupa contoh kasus dan diakhiri dengan sesi diskusi. Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 1 Mei hingga 2 Mei 2023 di beberapa SMA sederajat di Tapaktuan dengan sasaran siswa kelas XII. Hasil pengabdian ini diharapkan dapat melahirkan generasi yang tangguh dan tangguh serta tidak terpengaruh oleh praktik korupsi sehingga dapat berkontribusi bagi negara dengan menyelamatkan perekonomian bangsa dan mewujudkan Indonesia yang bersih dari korupsi.
References
Alfiyati, A. (2017) ‘Implementasi Program Pendidikan Anti Korupsi Di SMA Negeri 6 Yogyakarta’, Jurnal Kebijakan Pendidikan, 6(3), pp. 289–302.
Damanik, D. and Saragih, M. (2023) ‘Korupsi, Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi di ASEAN’, Jurnal Ekuilnomi, 5(1), pp. 71–81. doi:10.36985/ekuilnomi.v5i1.494.
DataIndonesia.id. (2023, Maret 21). ICW: Penindakan Kasus Korupsi Meningkat pada 2022. Retrieved from DataIndonesia.id: https://dataindonesia.id/varia/detail/icw-penindakan-kasus-korupsi-meningkat-pada-2022
Fatimah, E. and Harmanto, H. (2021) ‘Penerapan Pendidikan Antikorupsi Melalui Kantin Kejujuran di SMA Antartika Sidoarjo’, Kajian Moral dan Kewarganegaraan, 10(2), pp. 319–333. doi:10.26740/kmkn.v10n2.p319-333.
Haqiqi, A.H. and Putra, H.A.D. (2020) ‘Korupsi Dan Pertumbuhan Ekonomi’, Jurnal REP (Riset Ekonomi Pembangunan), 5(2), pp. 154–165. doi:10.31002/rep.v5i2.2325.
Katadata.co.id. (2023, Februari 1). Indeks Presepsi Korupsi Indonesia Memburuk pada 2022. Retrieved from databoks.katadata.co.id: https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2023/02/01/indeks-persepsi-korupsi-indonesia-memburuk-pada-2022
Kristiono, N., Astuti, I. and Uddin, H.R. (2020) ‘Implementasi Pendidikan Anti Korupsi di SMK Texmaco Pemalang’, Integralistik, 31(1), pp. 13–21.
Lutfi, A.F., Zainuri, Z. and Diartho, H.C. (2020) ‘Dampak Korupsi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi: Studi Kasus 4 Negara di ASEAN’, e-Journal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi, 7(1), pp. 30–35. doi:10.19184/ejeba.v7i1.16482.
Metrotvnews.com. (2023, Maret 3). Data ICW 2022: Kerugian Negara Akibat Korupsi Capai Rp 42,727 T. Retrieved from metrotvnews.com: https://www.metrotvnews.com/play/NP6CZ1EX-data-icw-2022-kerugian-negara-akibat-korupsi-capai-rp42-727-t
Pratama, A. and Sumaryati, S. (2015) ‘Strategi Sekolah dalam Menanamkan Jiwa Antikorupsi di SMA Muhammadiyah 5 Yogyakarta’, Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 4(2), pp. 155–168. Available at: http://journal.uad.ac.id/index.php/Citizenship/article/view/6273.
Rachmawati, A.F. (2021) ‘Dampak Korupsi dalam Perkembangan Ekonomi dan Penegakan Hukum di Indonesia’, Eksaminasi: Jurnal Hukum, 1(1), pp. 12–19.
Sulistyawati, S. et al. (2017) ‘Pembudayaan Pendidikan Anti Korupsi Di Dalam Lingkungan Keluarga Berbasis Pembentukan Karakter’, Amaliyah: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakaAmilia, A. A., Ans’harikhu, P., Bimantara, M. A. A., Suciani, L., Yanuar, A., & Rahmawati, P. (2020). Gerakan Ayo Kuliah Program Keluarga Harapan Untuk Memotivasi Siswa MElanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi. Commonity Empowerment, 05(03), 177–185. https://doi.org/https://doi.org/10.31603/ce.3986


mini.png)

