PEMANFAATAN LARUTAN JERUK NIPIS SEBAGAI OBAT KUMUR UNTUK PENGOBATAN GINGIVITIS PADA REMAJA

Authors

  • Rena Setiana Primawati Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
  • Hadiyat Miko Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Keywords:

Larutan jeruk nipis, Gingivitis, Remaja

Abstract

Usaha pengendalian plak dapat dilakukan dengan obat kumur. Penggunaan obat kumur terbukti dapat menghambat pembentukan plak secara cepat dan mudah. Substansi kimia yang digunakan Penurunan plak gigi dapat terjadi karena jeruk nipis mengandung alkaloid yang berfungsi sebagai anti bakteri. Jeruk nipis juga mengandung plavanoid dan minyak atsiri yang memiliki aktivitas anti mikroba yang kuat9. Komposisi jeruk nipis (Citrus aurantifolia) sesuai dengan penelitian mengenai pengaruh minyak atsiri dari beberapa tanaman obat di Indonesia terhadap biofolm (Streptococcus mutans, yang menemukan minyak atsiri dari jeruk mampu menghambat pertumbuhan planktonik, sehingga berpotensi untuk dikembangkan sebagai inhibitor plak gigi karena memiliki aktivitas anti bakteri. Metode Pengabdian adalah pemberdayaan remaja dalam pembuatan larutan jeruk nipis sebagai obat gingivitis. Pengumpulan data awal dilakukan dengan cara FGD kepada sasaran pengabdian Masyarakat yaitu remaja tentang penggunaan obat tradisional untuk mencegah dan mengobati Gingivitis. Hasil FGD mengatakan bahwa 85 % remaja mengalami pendarahan dan gejala radang gusi, sedangkanĀ  100 % responden belum pernah tau dan belum pernah memanfaatkan larutan jeruk nipis sebagai obat tradisional untuk mengobati gingivitis. Selanjutnya dilakukan edukasi dan tutorial pembuatan larutan jeruk nipis sebagai alternatif pengobatan gingivitis. Setelah dilakukan edukasi dilakukan evaluasi yaitu dengan melakukan pengamatan pada remaja pada saat pembuatan larutan jeruk nipis dan 100 % remaja dapat melakukan pembuatan larutan jeruk nipis untuk pengobatan gingivitis.

References

Ambarwati (2012) Pengaruh pemberian ekstrak jeruk nipis (Citrus Aurantifolia) terhadap pembentukan plak gigi, Semarang Fakultas Kedokteran , Universitas Diponeg

Ladytama, Nurhapsari, Baehaki ( 2014). Efektifitas larutan Ekstrak Jeruk nipis (Citrus Aurentifolia) sebagai obat kumur terhadap penurunan Index Plak pada remaja usia 12 -15 Tahun-Study SMP Nurul Islam. Jurnal. Odonto Dental Journal

Lestary, Pahriyani (2018). Pelatihan pembuatan Hand Sanitizer perasan jeruk nipis bagi guru, siswa siswi SMA dan SMK Mutiara 17 Agustus, Kelurahan Teluk Pucung, Bekasi Utara. Jurnal. Jurnal Semar

Lerisma, A. R. (2019). Peranan Penyuluhan dengan Metode Ceramah dan Bermain Peran (Role

Play) Terhadap Tingkat Pengetahuan Menyikat Gigi Anak Pada Siswa/I Kelas V SDN 101820 Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang. Skripsi. [Online] Tersedia : http://repo.poltekkes-medan.ac.id/jspui/handle/123456789/690. [07/01/2021 05:22].

Majid, S. I. (2020). Pemanfaatan Penyuluhan Kesehatan Gigi dan Mulut Berbasis Multimedia Interaktif. Skripsi. [Online] Tersedia : http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/2220/ [19/02/2021 23:16].

Notoatmodjo, S. (2014). Promosi Kesehatan dan Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta. Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

http://repository.usd.ac.id/36707/1/151224014_full.pdf [03/02/2021 21:26].

Primawati, R. S. (2019). Music, Dance and Song About Tooth Brushing in The Improvement of Knowledge,. Jurnal Kesehatan Gigi, 157-162.

Pusat data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. (2018). Tersedia [Online]: https://www.kemkes.go.id/resources/download/pusdatin/infodatin/infodatin%20gigi.p df. [25/11/2020 23:23].

Putri, M. H., Herijulianti, H., & Nurjannah, N. (2019). Ilmu Pencegahan Penyakit Jaringan Keras dan Jaringan Pendukung Gigi. Jakarta: EGC.

Ramadhan, A. G. (2010). Serba Serbi Kesehatan Gigi dan Mulut. Jakarta: Bukune.

RISKESDAS.(2018).Riset Kesehatan Dasar, Badan Peneliti dan Pengembangan Kesehatan RI. Tersedia [Online]: https://www.kemkes.go.id/article/view/18110200003/potret-sehat- indonesia-dari-riskesdas-2018.html. [25/11/2020 23:31]

Downloads

Published

2023-12-31

Issue

Section

Articles