PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN KADER POSYANDU DALAM MENDETEKSI DINI KANKER PAYUDARA DENGAN SADARI

Authors

  • Andi Tenri Abeng Universitas Muslim Indonesia
  • Halida Thamrin Universitas Muslim Indonesia

Keywords:

Pengetahuan, keterampilan, SADARI, Kader

Abstract

Kasus kanker yang paling banyak terjadi di Indonesia adalah kanker payudara, yakni 58.256 kasus atau 16,7% jumlah dari total 348.809 kasus kanker. Salah satu penyebabnya yakni keterlambatan bagi penderita dalam mendeteksi secara mandiri benjolan secara dini. Melakukan SADARI akan membantu program pendeteksian secara dini terhadap kanker payudara, sehingga memberikan tingkat kesembuhan yang lebih tinggi bagi para penderita kanker. Cara efektif untuk mempercepat tercapainya target nasional adalah meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan kader dalam mendeteksi kanker payudara. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari salah satu kader posyandu Puskesmas Tamangapa bahwa selama ini kader posyandu belum pernah mendapat informasi tentang pemeriksaan SADARI dan informasi ini juga belum pernah didapatkan dari tenaga kesehatan baik di lingkungan tempat tinggal mereka maupun di pusat layanan kesehatan. Demikian pula berdasarkan wawancara dari beberapa kader bahwa mereka seringkali mengalami keluhan nyeri pada payudara. Pengabdian kepada Masyarakat oleh dosen kebidanan FKM UMI ini diharapkan dapat memberi Solusi dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader di wilayah kerja Puskesmas Tamangapa Kota Makassar dalam mendeteksi kanker payudara dengan pemeriksaan SADARI (Periksa Payudara Sendiri)

References

Artini B, Widari NP, Safira RA. Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Fibroadenoma Mammae (FAM) Terhadap Perilaku Sadari Pada Remaja Putri. Jurnal Kebidanan. 2021 Nov 24;10(2):23-32.

Kemenkes RI. Kasus Kanker Payudara Paling Banyak Terjadi di Indonesia. Databoks, Jakarta: Kemenkes RI. 2019.

Lubis UL. Pengetahuan remaja putri tentang pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dengan perilaku sadari. Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan. 2017 Jun 25;2(1):81-6.

Payudara PP. Komite Penanggulangan Kanker Nasional. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 2015.

Pernoll B, Ralph C. Buku Saku Obstetri dan Ginekologi. Jakarta: EGC. 2009.

Saadatmand S, Bretveld R, Siesling S, Tilanus-Linthorst MM. Influence of tumour stage at breast cancer detection on survival in modern times: population based study in 173 797 patients. Bmj. 2015 Oct 6;351.

Septiani S, S. M. (2013). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) Pada Siswa Sman 62 Jakarta. Jurnal Ilmiah Kesehatan., 5(1), 31.

Wintariani NP, Okadwicandra NM, Jaelani AK. Analysis of Total Costs of Breast Cancer Cemotherapy Patients Based on Use of Chemotherapy Regimen on Jkn Patients in Sanglah RSUP. Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan. 2017 Oct 13;2(3):383-8.

Wiraswati HL, Ekawardhani S, Windria S, Faridah L. Meningkatkan Keterampilan Kader Kesehatan dalam Melakukan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Jurnal Endurance. 2019;4(2):243-51.

Downloads

Published

2023-12-20

Issue

Section

Articles