DETEKSI ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMP YAMAD JAWA BARAT

Authors

  • Febry Mutiariami Dahlan Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Nasional, Jakarta
  • Yenny Aulia Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Nasional, Jakarta

Keywords:

Anemia, Deteksi, Penyuluhan, Pemeriksaan, Remaja Putri

Abstract

Remaja Putri merupakan tahapan umur yang memiliki resiko mengalami anemia lebih tinggi dari remaja putra. Hal ini disebabkan, karena remaja putri mengalami haid lebih kurang selama lima hari dan adanya keinginan remaja putri untuk menjaga penampilan mereka sehingga mengurangi kuantitas makan, yang berdampak pada zat gizi yang tidak seimbang. Menurut Survey Demografi Kesehatan Indonesia, 2012 prevalensi penyakit anemia sebanyak 75,9% pada remaja putri. Anemia pada remaja putri yang tidak tertangani akan meningkatkan risiko pendarahan pada saat persalinan yang dapat menimbulkan kematian ibu. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan informasi secara langsung kepada remaja putri sebagai upaya pemahaman dan kesadaran dalam mengantisipasi kejadian anemia. Metode yang digunakan dengan ceramah dan tanya jawab serta pemeriksaan hemoglobin secara langsung kepada peserta sebanyak 25 orang remaja putri. Pengabidan ini memberikan manfaat pada peserta sebagai upaya dalam meningkatkan kesadaran remaja putri terhadap manfaat lebih awal melakukan deteksi dini anemia. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan pemahaman yang jelas kepada remaja dan dapat mencegah terjadinya anemia.

References

Achmad, D Sediaoetama. (2012). Daftar Ilmu Gizi. Jakarta: Dian Rakyat

Adrian, M dan Wirjadmadi, B. (2014). Peranan Gizi dalam Siklus Kehidupan. Jakarta: Kecana Prenadamedia Group

Almatzier. (2011). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama

Arisman, MB. (2014). Buku Ajar Ilmu Gizi: Obesitas, Diabetes Melitus, & Dislipidemia: Konsep, teori dan penanganan aplikatif. Jakarta: EGC.

Ariyanto. (2008). Remaja Putri dan Anemia. Diperoleh dari http://www.wordpress.com diakses pada tanggal 15 Desember 2019.

Departemen Gizi dan Kesehatan asyarakat FKM UI. (2007). Gizi dan Kesehatan Masyarakat. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Depkes RI. (2008). Program Penanggulangan Anemia Gizi Pada WUS. Jakarta: Ditjen Gizi

Mutiariami D, Febry. (2018) The Correlation of Retinol Level with Hemoglobin Level in Third Trimester of Pregnancy Woman. Journal of Midwifery. 3 (1), 92-102. https://doi.org/10.25077/jom.3.1.92-102.2018

Mutiariami D, Febry. (2018). The Effect Of Fe Tablet And Date Palm On Improving Hemoglobin Level Among Pregnant Women In The Third Semester. Journal of Midwifery. 5 (2), 32-38. https://doi.org/10.25077/jom.5.2.32-38.2020

SDKI. (2012). Survei demografi dan kesehatan Indonesia. Jakarta

Tarwoto, Ns. (2010). Kesehatan Remaja Problem dan Solusinya. Jakarta : Salemba Medika

Yusuf, Syamsu dan M. Nani Sugandhi. (2011). Perkembangan perserta didik. Bandung: PT. Rajagrafindo Persada.

WHO. (2014). The Global Prevalence of Anemia in 2011. Geneva: World Health Organization.

Downloads

Published

2021-06-21

Issue

Section

Articles