PELATIHAN PEMBUATAN TIE DYE PADA GURU SEKOLAH DASAR GUGUS 8 LUBUKLINGGAU TIMUR I KOTA LUBUKLINGGAU
Keywords:
Pendidik, Seni, Tie Dye, SBDP.Abstract
Kecakapan seorang pendidik sekolah dasar dalam bidang seni dituntut untuk mampu mengembangkan kemampuannya guna memfasilitasi peserta didik dalam hal seni. Sehingga diperlukan seorang pendidik yang mahir dalam memberikan wawasan, keterampilan, dan pengalaman kepada peserta didik khususnya pada bidang seni. Tujuan utama kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan serta wawasan guru mengenai pembuatan “Tie Dye”. Metode yang dilaksanakan dalam kegiatan ini yaitu melalui pelatihan pembuatan “Tie Dye” bagi guru-guru sekolah dasar gugus 8 kota Lubuklinggau. Hal ini guna mengoptimalkan potensi serta memberikan pengalaman seni pada guru tersebut. Karena guru menjadi ujung tombak sebuah pengetahuan, bila guru terampil dalam mengolah, memanfaatkan dan membuat sesuatu menjadi lebih bermakna maka itu juga yang akan dirasakan oleh siswa. Sehingga kegiatan pengabdian pada masyarakat ini menjadi bagian penting dalam memfasilitasi kebutuhan guru khususnya pada mata pelajaran SBDP untuk menambah wawasan serta pengetahuannya mengenai pembuatan Tie Dye.
References
Ambarwangi, S., & Suharto, S. (2013). Pendidikan Multikultural di Sekolah melalui Pendidikan Seni Tradisi. Harmonia: Journal Of Arts Research And Education, 13(1).
Kusnanto, R, A, B. (2019). Paradigma Pendidikan Seni; Belajar melalui seni dalam Pendidikan Anak Usia Dini. Tumbuh Kembang: Kajian Teori dan Pembelajaran PAUD, 6(2), 155-162.
Kusumastuti, E. (2014). Penerapan Model Pembelajaran Seni Tari Terpadu Pada Siswa Sekolah Dasar. Mimbar Sekolah Dasar, 1(1), 7-16.


mini.png)

