https://ijocs.rcipublisher.org/index.php/ijocs/issue/feedIndonesian Journal Of Community Service2025-11-20T13:59:54+00:00Megita Dewi Pamungkas, M.Pd.ijocsrci@gmail.comOpen Journal Systems<p>The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Indonesian Journal Of Community Service, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows:</p> <ol start="1"> <li class="show"><strong>Community Services, People, Local Food Security;</strong></li> <li class="show"><strong>Training, Marketing, Appropriate Technology, Design;</strong></li> <li class="show"><strong>Community Empowerment, Social Access;</strong></li> <li class="show"><strong>Student Community Services;</strong></li> <li class="show"><strong>Border Region, Less Developed Region;</strong></li> <li class="show"><strong>Education for Sustainable Development.</strong></li> </ol>https://ijocs.rcipublisher.org/index.php/ijocs/article/view/352MODEL SMART PEER EDUCATION SEBAGAI SOLUSI INOVATIF BERBASIS TEKNOLOGI UNTUK DETEKSI DINI FIBROADENOMA MAMMAE PADA REMAJA PUTRI2025-11-20T13:57:23+00:00Andi Tenri Abenganditenri.abeng@umi.ac.idSunartiaa@gmail.comSundariaa@gmail.comWalliana Kaledupaaa@gmail.comPutri Rabiul Awaliahaa@gmail.com<p><em>Fibroadenoma Mammae (FAM) merupakan salah satu tumor jinak payudara yang banyak terjadi pada remaja putri dan sering tidak disadari karena kurangnya pengetahuan dan keterampilan deteksi dini. Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) merupakan metode sederhana yang dapat dilakukan mandiri untuk mengenali kelainan payudara sejak dini. Rendahnya literasi kesehatan, minimnya akses edukasi yang ramah remaja</em> <em>serta kurangnya media pembelajaran interaktif menjadi faktor yang memengaruhi keterlambatan deteksi dini FAM pada remaja. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja putri dalam melakukan deteksi dini Fibroadenoma Mammae melalui edukasi berbasis teknologi dengan Model Smart Peer Education.</em> <em>Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan remaja putri sebelum dan setelah diberikan edukasi. Sebelum pelatihan, 53,4% peserta memiliki pengetahuan kurang dan seluruh peserta (100%) tidak terampil melakukan SADARI. Setelah pelatihan, 90% peserta mencapai kategori pengetahuan baik dan 80% peserta telah terampil melakukan SADARI sesuai langkah yang benar.</em><em> Oleh kerena itu, </em><em>edukasi dan pelatihan melalui Model Smart Peer Education dinilai efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan dan kemampuan remaja putri dalam melakukan deteksi dini Fibroadenoma Mammae (FAM)</em> <em>sehingga dapat menjadi strategi preventif dalam upaya pencegahan penyakit payudara sejak usia muda</em></p>2025-11-20T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 https://ijocs.rcipublisher.org/index.php/ijocs/article/view/353PENGUATAN PERAN SUAMI DALAM KESIAPSIAGAAN KOMPLIKASI PERSALINAN MELALUI PROGRAM SUAMI SIAGA2025-11-20T13:59:54+00:00Sundarisundari.sundari@umi.ac.idSamsualamaa@gmail.comAndi Tenri Abengaa@gmail.comWalliana Kaledupaaa@gmail.comNada Mujahidahaa@gmail.com<p>Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih menjadi masalah serius dalam sektor kesehatan. Berdasarkan data dari berbagai laporan nasional dan WHO, penyebab utama kematian ibu adalah: Perdarahan, Eklampsia/preeklampsia, Infeksi, Persalinan yang lama. Sebagian besar penyebab ini sebenarnya dapat dicegah jika penanganan medis diberikan secara cepat dan tepat. Namun, sering terjadi keterlambatan dalam penanganan karena kurangnya kesadaran, pengetahuan, dan kesiapan pihak keluarga—terutama suami. Suami Siaga merupakan konsep yang digunakan untuk menggambarkan keterlibatan aktif suami dalam mendukung keselamatan ibu selama masa kehamilan, persalinan, dan pascapersalinan, khususnya dalam upaya mengurangi risiko komplikasi dan kematian maternal. Dampak Positif Keterlibatan Suami diantaranya keputusan cepat saat terjadi komplikasi, persiapan logistik dan mental yang lebih baik menjelang persalinan, dukungan emosional dan psikologis terhadap ibu hamil, yang juga berdampak positif pada kesehatannya serta peningkatan pemanfaatan layanan kesehatan ibu dan anak (KIA). <strong>Tujuan:</strong> untuk meningkatkan keterlibatan suami dalam upaya pencegahan risiko komplikasi selama kehamilan dan persalinan. Kegiatan ini dilatar belakangi oleh masih rendahnya peran serta suami dalam mendampingi istri selama masa kehamilan, yang berdampak pada keterlambatan pengambilan keputusan saat terjadi komplikasi. <strong>Metode :</strong> Edukasi, dan simulasi, para suami diberikan pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan, pentingnya persiapan persalinan, dan peran strategis suami dalam mendukung kesehatan ibu dan bayi. Program ini juga membentuk kelompok Suami Siaga sebagai wadah dukungan dan kolaborasi antar keluarga di masyarakat. <strong>Hasil</strong>: Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini telah memberikan dampak nyata dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kesiapsiagaan suami dalam menghadapi komplikasi persalinan. Keterlibatan aktif suami setelah diberikan penyuluhan diharapkan mampu mengurangi keterlambatan penanganan komplikasi (three delays) sehingga dapat meningkatkan keselamatan ibu dan bayi di Kelurahan Buloa.</p>2025-11-20T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025