PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN GIGI MELALUI PROGRAM DENTAL HEALTH DUCATION BERBASIS INSTAGRAM DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN IBU BALITA

Authors

  • Rena Setiana Primawati Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
  • Nia Daniati Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Keywords:

Dental Health Education, Instagram, kader kesehatan gigi, ibu balita, promosi kesehatan gigi dan mulut.

Abstract

Karies gigi pada anak usia dini masih menjadi permasalahan kesehatan yang cukup tinggi sehingga diperlukan upaya promotif dan preventif yang melibatkan masyarakat. Salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah pemberdayaan kader kesehatan gigi melalui pemanfaatan media sosial sebagai sarana edukasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader kesehatan gigi dalam melaksanakan Dental Health Education berbasis Instagram serta meningkatkan pengetahuan ibu balita mengenai pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut di wilayah kerja Puskesmas Kawalu Kota Tasikmalaya. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan penggunaan Instagram @gigikusehat_id kepada 30 kader kesehatan gigi, pendampingan kader dalam memberikan edukasi kepada 30 ibu balita di Posyandu, serta evaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa proporsi kader dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 20% menjadi 93,3% setelah pelatihan. Pengetahuan ibu balita juga mengalami peningkatan, yaitu kategori baik dari 6,66% sebelum edukasi menjadi 83,33% setelah edukasi. Monitoring pascapelatihan menunjukkan 60% kader aktif melaksanakan penyuluhan di Posyandu dan 76,66% kader berhasil memberikan edukasi kepada sedikitnya 15 orang tua balita. Seluruh indikator luaran program berhasil melampaui target yang ditetapkan. Program Dental Health Education berbasis Instagram terbukti efektif meningkatkan kompetensi kader dan pengetahuan ibu balita serta berpotensi menjadi model promosi kesehatan gigi dan mulut yang inovatif, mudah diakses, dan berkelanjutan di tingkat masyarakat.

References

Amikasari, B., & Nurhayati, D. (2014). Hubungan konsumsi makanan manis dengan kejadian karies gigi pada anak prasekolah di TK B RA Muslimat PSM Tegalrejo Desa Semen Kecamatan Nguntoronadi Kabupaten Magetan. Jurnal Delima Harapan, 3(2), 20–27.

Andriawan, I. (2016). Fenomena Instagram sebagai media pemasaran. Universitas Islam Bandung.

Fonna, N. (2019). Pengembangan Revolusi Industri 4.0 dalam berbagai bidang. Guepedia.

Heningtyas, A. H., & Sunra. (2020). Pemberdayaan kader kesehatan gigi dan mulut dalam Program "SIKAP" di Dusun Pendul. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat, 1(1), 1–6.

Hidayah, N., Tarnoto, N., & Maharani, E. A. (2018). Profil kebutuhan pengasuhan anak pada pasangan muda. Jurnal Ilmu Perilaku, 2(2), 89–106. http://jip.fk.unand.ac.id

Hidayat, W. (2016). Pembekalan pengetahuan dan kemandirian dalam perawatan kesehatan gigi dan mulut masyarakat Desa Balingbing dan Desa Cidadap, Kecamatan Pagaden Barat, Subang. Dharmakarya: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat, 5(1).

Indah, R. (2022). Promosi kesehatan dalam berbagai perspektif. Syiah Kuala University Press.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2012). Buku panduan pelatihan kader kesehatan gigi dan mulut di masyarakat. Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Muhtar, S., Hatta, I., & Kusuma Wardani, I. (2020). Hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi dengan tingkat kebersihan gigi dan mulut pada anak di Kabupaten Barito Kuala (Tinjauan anak usia 4–5 tahun di TK Nusa Indah Berangas Kecamatan Alalak). Dentin: Jurnal Kedokteran Gigi, 4(1), 16–20.

Notoatmodjo, S. (2012). Promosi kesehatan dan ilmu perilaku. Rineka Cipta.

Pramudita, H., Riyantomo, A., & Budiyanto, N. E. (2020). Sosialisasi perawatan gigi dan mulut pada anak berbasis Android. Informatika dan Rekayasa Perangkat Lunak, 2(2), 113–119.

Putri, M. H., Herijulianti, E., & Nurjannah, N. (2013). Ilmu pencegahan penyakit jaringan keras dan jaringan pendukung gigi. EGC.

Sahara, E. M. (2022). Penggunaan media sosial Instagram @kec_cikarangtimur dalam menyampaikan informasi vaksinasi bagi masyarakat oleh humas di Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi (Skripsi). Universitas Komputer Indonesia.

Sari, D. N., & Basit, A. (2020). Media sosial Instagram sebagai media informasi edukasi parenting. PERSEPSI: Communication Journal, 3(1), 23–36. https://apjii.or.id

Sulistiani, S., Fauziah, R., Putri, S., Nurwanti, W., Sinta, M., Kesehatan, A. A., et al. (2022). Dental health promotion as student knowledge improvement effort. International Journal of Advanced Research in Science, Engineering and Technology, 9(2). https://doi.org/10.53350/pjmhs2115103103

Sulistiani, S., Ulliana, U., Nurwanti, W., Budiman, W., & Purnama, T. (2023). Implementasi SOKMURSA sebagai upaya promotif dan preventif kesehatan gigi dan mulut pada anak sekolah dasar. GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 22–26.

Sutjipto, R. W., & Kuntari, S. (2014). Prevalensi early childhood caries dan severe early childhood caries pada anak prasekolah di Gunung Anyar Surabaya (The prevalences of early childhood caries and severe early childhood caries in preschool children at Gunung Anyar Surabaya), 47.

Downloads

Published

2026-09-30

Issue

Section

Articles